Contoh dialog expressing a promise mengungkapkan janji

Contoh dialog expressing a promise mengungkapkan janji – Janji itu harus ditepati Lho guys, tau kan? Pernah bikin janji dengan teman atau kekasih atau mungkin dengan dosen dan  guru kalian? Bagaimana caranya mengatakan janji dengan bahasa inggris? Bisa? Jangan khawatir, di bawah ini, terlihat beberapa dialog untuk mengatakan janji. Cek!
Contoh dialog expressing a promise mengungkapkan janji

1. In the hall room of school (di aula sekolah)

 
Peter: “Jane, do you have activity this Sunday?”(Jane, apakah kau punya acara minggu ini?)
Jane: “I don’t know, for a while I am free. Why then?” (aku ngga tahu, sementara sih senggang. mengapa?)
Peter: “Want to go with me watching Hockie match on Saturday night?” (ingin ikut aku menonton pertandingan Hockie sabtu malam?)
Jane: “Hemm it sounds amazing. Any other?”(Hemm kedengarannya menarik. Ada yang lain)
Peter: “As usual, the Hockie club member and you if you want,” (seperti biasa anggota Hockie klub dan kau jika mau)
Jane: “I want,,, but…this paper…,”(aku mau….., tapi paper ini….)
Peter: “Refreshing is needed you know, I’ll pick you up at 7 pm if you want.” (Refreshing itu diperlukan kau tau, kalau mau akan aku jemput jam 7 malam)
Jane: “Ok, I go!” (Ok, aku ikut)
Peter: “Be ready at 7 pm. Don’t wear too sexy clothes, it is just usual match not for fashion show, hehehe”(siap ya jam 7 malam. Jangan memakai pakaian seksi, bukan fashion show, hanya pertandingan biasa hehehe)
Jane: “Hey, I know. I never wore that hahaha. Promise, you won’t leave me alone there!” (Hei, aku tau. Aku ngga pernah pakai seperti itu hahaha. Kau ngga akan ninggalin aku sendirian di sana janji!)
Peter: “Sure lady!” (tentu nona)
2. In coffe cafe
 
Dara: “Why do you ask me here? Is it there something to talk?” (Kenapa kamu mengajakku kemari. Apakah ada sesuatu yang penting ingin dibicarakan?)
Luhan: “Slow beb, drink your coffee first. Any sugar?” (Sabar, minum kopimu dulu di sini. Ingin tambah gula?)
Dara: “I want nothing just tell me or I leave?”(aku ngga ingin apapun cukup katakan aku atau aku pergi!)
Luhan: “Are you serious?”(kau serius?)
Dara: #snort,Like you see. I don’t like you to be turned out!”(#mendengus, seperti yang kau lihat. Aku tidak suka kau berbelit-belit)
Luhan: #taking long breath, “Listen, I just say once. No repeating. About our relationship, I want us to be together anymore, start from the beginning. I can’t let you be far away from me. So consider it again, please!” (#menarik napas panjang, dengar aku hanya akan mengatakan sekali, ngga ada pengulangan. Tentang hubungan ini, aku ingin kita kembali, mulai dari awal. Aku ngga bisa membiarkanmu pergi dariku. pertimbangkan keputusanku ini, tolong!)
Dara: “What? I don’t understand!”(apa? Apa tidak mengerti)
Luhan: #Rolling his eyes, “You hear it Dara”(#memutar mata, kau sudah mendengarnya Dara)
Dara: #with bleary eyes, “Is that what you want then? You say like that so easily, without burden. You didn’t know what I felt after that damn quarrel! I still could forgive you or not, I didn’t know,” #she cries now (#dengan mata berkaca kaca, itukah yang kau inginkan? Mudah sekali kau mengatakan itu tanpa tekanan. Kau ngga tau apa yang kurasa setelah pertengkaran sialan dan menyakitkan itu. aku masih bisa maafin kamu apa engga, aku ngga tau, #menangis)
Luhan: “I am so sorry Love, I want to change. Please give me a second change. I’ll do the best for us,” #holding dara’ hand softly(Maafin aku Love, aku mau berubah. beri aku kesempatan kedua. Akan aku lakukan yang terbaik buat kita)
Dara: “Prove it!”(buktikan!)
Luhan: #Leaning in front of Dara, whispering “I will. preparing your self for meeting tomorrow. I’ll pick you up at 8 o’clock to meet my parents!”(#membungkuk di depan Dara, berbisik, akan aku buktikan. Siapkan dirimu untuk pertemuan besok. Akan aku jemput jam 8 malam untuk menemui orang tukau)
Dara: #shocked, “What are you talkin’. Tomorrow? I…”(#kaget,apa yang kau bicarakan? Besok? Aku… )
Luhan: “Relax Love. They want to meet you. Calm down. I’ll keep you safe there? I really promise!”(Santai cinta, mereka ingin menemuimu. Tenang. Aku akan menjagamu, aku janji!)
Dara: #smiling softly, “thanks!”(#tersenyum soft, trims)
Demikian itulah beberapa ekpresi mengatakan suatu janji, contoh dialog expressing a promise mengatakan janjihanya salah satu contoh dari banyaknya dialog. Selamat membaca!

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *