Contoh conditional sentence type 1 2 3

Contoh conditional sentence type 1 2 3 – Masalah dengan conditionals (problems with conditionals) merupakan sering membuat bingung dan padahal sering digunakan dalam bahasa Inggris. Apa sih sebenarnya contidionals itu? Nah itulah yang akan dibahas pada materi kali ini. Materi ini termasuk masalah yang muncul dalam verbs atau kerja juga. Okeh, langsung saja yuk uraian lihat uraian penjelasannya.

Conditionals merupakan suatu pernyataan yang menggunakan kata ‘if (jika)’ atau ‘unles (jika tidak)’. Merupakan sutau pendapat tentang keadaan, kondisi (circumstances) yang berpengaruh pada hasil, dan pendapat tersebut mengenai hasil yang nantinya akan diperoleh.

Pada umumnya ada dua macam conditionals, pada kebanyakan buku grammar yang ada, macam-macam conditionals adalah:

  1. real atau factual conditionals (conditionals yang sesuai dengan kenyataan): factual conditionals menyatakan keyakinan yang pasti, fakta-fakta ilmiah ilmu pengetahuan, hasil yang mungkin.
  2. unreal atau contrary-to-fact conditionals (conditionals yang tidak sesuai kenyataan/ bertentangan): menyatakan hasil yang tidak mungkin.

Terus apa maksud contionals tipe 1, 2 dan 3? Sebenarnya bentuk conditonals ini hanya ada dua, hanya saja untuk memudahkan dalam pembelajaran, maka bisa dibagi menjadi beberapa tipe. Yakni:

  1. Conditionals type 1

Conditionals tipe ini terdiri atas tiga bentuk:

  1. Factual contidionals- absolute, scientific result (hasil yang jelas terjadi berdasarkan ilmu pengetahuan ilmiah)

bentuk ini mengungkapkan fakta fakta hasil ilmiah. Dicirikan dengan menggunakan kata ‘will’ dan ‘verb word’ untuk mengekspresikan pendapat yang hasilnya pasti benar/ kesimpulan yang dihasilkan pasti benar. Bentuknya:

Condition (keadaan) Result (hasil)
if S V (present) , S V (present)  
If the velocity is added , The displacement becomes longer
If the force is enlarged , The acceleration becomes bigger

Atau juga bisa dengan pola:

Condition (keadaan) Result (hasil)
if S V (present) , S will verb word  
If the velocity is added , the displacement will become longer
If the force is enlarged , the acceleration will become bigger

 

  1. Factual contidionals- Probable results for future (hasil yang memungkinkan di masa mendatang)

Bentuk ini mengungkapkan pendapat yang hasilnya yakin dapat terjadi. Dicirikan dengan menggunakan kata ‘will’ dan ‘verb word’ juga, dapat juga menggunakan ‘can’, dan ‘may’. Bentuknya:

if S V (present)   , S Will

Can

may

verb word  
If you know her , she will call you
if I find the solution , I will answer this

Atau dengan pola:

S will main verb   if S V (present)  
She will call you if you know her
I will answer this if I find the solution

 

  1. Factual contidionals- Possible result (hasil yang kemungkinan terjadi)

Bentuk ini menggunakan bentuk past verb atau kata kerja bentuk lampau, tetapi mengungkapkan pendapat untuk waktu mendatang. Dicirikan dengan menggunakan kata ‘would’ dan kata kerja bentuk past. Bisa juga menggunakan ‘could’ dan ‘might’. Bentuk polanya:

if S V (past)   , S would

could

might

verb word  
If you knew her , she would call you
if I knew her , she could call you
if I knew her , she might call you

Atau dengan bentuk pola:

S would

could

might

main verb   if S V (past)  
She would call you if you knew her
She could call you if you knew her
She might call you if you knew her

 

  1. Conditionals type 2

Bentuk ini berupa: Factual conditionals- Probable changes in past results, artinya bahwa pembicara atau penulis sedang menyatakan pendapatnya mengenai hasil di masa lalu di bawah kondisi yang berbeda. Kemungkinan pengandaian itu bisa merubah hasil di masa lalu. Bentuk polanya:

if S had participle   S would have

could have

might have

participle  
If you had known her she would have called you
If you had known her she could have called you
If you had known her she might have called you

 

  1. Conditionals type 3

Conditionals tipe ini terdiri atas tiga bentuk:

  1. Contrary-to-fact contidionals- Imposible results Were (hasil yang tidak mungkin terjadi dengan menggunakan kata ‘were’)

Nah bentuk ini menyatakan suatu hasil yang tidak akan mungkin jadi kenyataan atau terjadi, menggunakan bentuk Be ‘were’, lihat bentuknya:

If S were  
If I were you, I’ll go there
If you were here, I felt happy

Arti pengandaian di atas adalah:

– jika aku menjadi kamu, aku akan pergi ke sana (tapi pada kenyataannya aku tidak bisa jadi kamu dan tidak mungkin)

– jika kamu di sini, aku merasa bahagia. (tapi pada kenyataannya, dia tidak di sini)

Ingat ya, untuk semua subject menggunakan kata ‘were’ ya untuk menyatakan conditionals ini.

Bagaimana readers mudah dipahami dan dihayati bukan tipe-tipe contoh conditional sentence type 1 2 3. Jadi masalah conditionals merupakan masalah pengandaian dan hasil yang mungkin atau tidak mungkin.

Contoh conditional sentence type 1 2 3 | admin | 4.5